Sahabats…
Untuk menambah pengetahuan kita tentang Allah, kali ini kami persembahkan terjemahan hadits Qudsy dari bahasa inggrisnya oleh Sahabat Dwi Afrianti A. yang biasa kami sapa dengan mbak Wiwik. Naskah ini kami copy dengan izin ybs dari Notes beliau dari facebook. (http://www.facebook.com/home.php?#!/notes/dwi-afrianti-arifyanto/hadits-qudsi-aku-tidak-pernah-menjadi-tuhan-rabb-yang-tidak-adil-dikumpulkan-ole/378469012299).
Terima kasih Mbak Wiwik, semoga Allah meridhoi dan membimbing kita dalam mengerti dan mengamalkannya..amin.
Selamat merenungkannya…
Aku Tidak Pernah Menjadi Tuhan (Rabb) Yang Tidak Adil
Allah al-A’laa dan Al-Kariim berkata,
“Jika para pelayan-Ku meninggalkan syariat lahir (ibadah lahiriyyah) yang itu berguna untuk mensucikan jiwa, dan tidak menjalani pensucian jiwa, maka mereka telah memperlakukan-Ku dengan tidak adil. Jika mereka menjalani pensucian jiwa tanpa disertai kefaqiran, maka mereka telah memperlakukan-Ku dengan tidak adil. Jika mereka merasa faqir tapi enggan bermohon kepada-Ku, maka mereka telah memperlakukan-Ku dengan tidak adil. Jika mereka sedang bermohon kepada-Ku dan menanti jawabannya tanpa respon apapun dari-Ku, maka Aku-lah Yang telah memperlakukan mereka dengan tidak adil. Tetapi, ketahuilah, bahwa Aku tidak pernah menjadi Tuhan (Rabb) Yang tidak adil.”
